News Memuat berita...
Iklan

Di Balik Jeruji Besi, Warga Binaan Rutan Muntok Belajar Mengurus Jenazah



Narasipublik86.web.id|Mentok— Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Muntok terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui kegiatan keagamaan dan pelatihan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat.


Pada Senin (12/10/2026), Rutan Kelas IIB Muntok melanjutkan pelaksanaan pelatihan pemulasaran jenazah bagi warga binaan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan salah satu kewajiban sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.


Berdasarkan dokumentasi kegiatan, pelatihan berlangsung di lingkungan tempat ibadah dengan menghadirkan praktik langsung tata cara pemulasaran jenazah. Para warga binaan tampak mengikuti kegiatan dengan duduk menyimak serta memperhatikan tahapan praktik yang diperagakan oleh pemateri.



Pelatihan tersebut mencakup pengenalan tata cara penanganan jenazah sesuai tuntunan agama Islam. Melalui praktik langsung, peserta diharapkan dapat memahami pentingnya ketelitian, kebersihan, penghormatan terhadap jenazah, serta sikap tanggung jawab dalam menjalankan proses pemulasaran.

Pembinaan yang Membekali, Bukan Sekadar Mengisi Waktu

Pembinaan di dalam rutan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kegiatan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membentuk pribadi yang lebih baik. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.


Pemulasaran jenazah sendiri merupakan keterampilan yang memiliki nilai sosial dan keagamaan. Pemahaman mengenai tata cara memandikan, mengafani, hingga tahapan pengurusan jenazah sesuai ketentuan agama dapat membantu seseorang berperan dalam pelayanan kepada masyarakat apabila kelak dibutuhkan.

Melalui kegiatan ini, nilai-nilai kepedulian, gotong royong, kedisiplinan, dan penghormatan terhadap sesama juga diharapkan tumbuh dalam diri para peserta.

Menyiapkan Warga Binaan Kembali ke Masyarakat

Pelaksanaan pelatihan pemulasaran jenazah menjadi gambaran bahwa proses pembinaan warga binaan dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk pendidikan keagamaan dan keterampilan praktis.

Bekal tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan selama menjalani masa pembinaan, tetapi dapat diterapkan secara positif setelah warga binaan menyelesaikan masa pidananya.

Sebab, pembinaan sejatinya bukan hanya tentang menjalani masa hukuman, melainkan juga tentang menyiapkan diri untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.

Dengan pembinaan yang berkesinambungan, Rutan Kelas IIB Muntok diharapkan terus menjadi ruang pembelajaran bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, menumbuhkan kepedulian sosial, dan mempersiapkan langkah baru saat kembali menjadi bagian dari masyarakat.(M.said)

Baca Juga

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak