News Memuat berita...
Iklan

Anak Sakit di Rumah, Rumah Tangga di Ujung Resah:Tangis Keluarga Mengiringi Polemik Ponton Selam Tanjung Ular






MENTOK|NRP86 — Di balik hiruk-pikuk aktivitas ponton selam di perairan Tanjung Ular, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat,Terselip sebuah kisah rumah tangga yang menyayat hati.

Sebuah video yang beredar di tengah masyarakat, Minggu (9/8/2026), memperlihatkan seorang pria yang diketahui berinisial Ed berusaha meminta istrinya, IK alias Dc, Agar tidak pergi menuju lokasi ponton selam.

Bukan karena sekadar persoalan rumah tangga.

Di rumah, seorang anak mereka sedang terbaring sakit dan membutuhkan perhatian kedua orang tuanya.

Dalam video tersebut, Ed terlihat berusaha meyakinkan istrinya agar tetap berada di rumah untuk menjaga buah hati mereka. Suasana percakapan terdengar emosional, Seolah menggambarkan beratnya situasi yang sedang dihadapi keluarga tersebut.


“Kaben ziyan dirumah tu demem, ni ah surat nikah, bini ku tu,” teriak Ed dalam video.


Kalimat itu terdengar sederhana, tetapi menyimpan kegelisahan seorang suami yang mengaku tidak ingin meninggalkan anaknya yang sedang sakit tanpa perhatian ibunya.

Di tengah kondisi anak yang membutuhkan kasih sayang, Rumah tangga itu justru dihadapkan pada persoalan lain yang jauh lebih berat.

Ed kemudian menyampaikan kepada awak media adanya dugaan terkait narkotika jenis sabu yang disebut-sebut dibawa menuju lokasi ponton selam. Namun, tuduhan tersebut hingga kini belum terverifikasi secara independen dan belum dibuktikan melalui proses hukum.

Pernyataan tersebut tentu menjadi hal serius apabila benar.Namun, kebenarannya tetap membutuhkan pemeriksaan dan pembuktian dari aparat penegak hukum.

Ketika Anak Sakit, Orang Tua Justru Dihantam Persoalan.

Yang paling menyedihkan dari persoalan ini bukan hanya tentang ponton selam ataupun dugaan narkotika.Ada seorang anak yang disebut sedang sakit di rumah.

Ada seorang ayah yang mengaku meminta istrinya tetap tinggal demi merawat anak mereka.

Dan ada sebuah keluarga yang kini menjadi sorotan akibat video yang beredar di tengah masyarakat.

Di satu sisi, seorang suami berharap istrinya berada di rumah menemani anak yang sedang sakit.


Di sisi lain, muncul persoalan mengenai keberadaan sang istri di lokasi ponton selam yang kemudian berkembang menjadi dugaan serius terkait narkotika.

Jika dugaan tersebut tidak benar, tentu diperlukan klarifikasi agar nama pihak yang disebut tidak terus menjadi sasaran tuduhan.

Namun jika benar terdapat penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut, persoalannya menjadi jauh lebih besar karena menyangkut keselamatan masyarakat dan masa depan keluarga.

Ponton Selam Tanjung Ular Kembali Disorot,Beredarnya video tersebut kembali membuka perhatian terhadap aktivitas ponton selam di perairan Tanjung Ular.

Masyarakat berharap aparat terkait tidak hanya melihat persoalan ini sebagai konflik rumah tangga,Tetapi juga melakukan pengecekan apabila terdapat informasi mengenai aktivitas pertambangan tanpa izin maupun dugaan peredaran atau penyalahgunaan narkotika di kawasan tersebut.

Sebab,di balik aktivitas ekonomi dan pertambangan,Selalu ada keluarga yang menunggu seseorang pulang ke rumah.


Ada anak-anak yang menunggu orang tuanya.

Ada istri yang menunggu suaminya.

Dan ada orang tua yang setiap malam berharap anaknya tetap berada dalam keadaan selamat.


Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari IK alias Dc serta meminta tanggapan resmi dari Polres Bangka Barat mengenai dugaan narkotika dan aktivitas ponton selam di perairan Tanjung Ular.

Redaksi menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai dugaan narkotika maupun aktivitas ilegal dalam pemberitaan ini belum merupakan kesimpulan hukum.

Asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan sampai terdapat hasil pemeriksaan dan pembuktian dari pihak berwenang.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi seluas-luasnya kepada seluruh pihak yang disebut maupun pihak terkait lainnya.


Sumber : YOPPI ,https://kbrina.com/anak-sedang-sakit-suami-larang-istri-ke-ponton-selam-tanjung-ular-muncul-dugaan-sabu/.



Baca Juga

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak