NP86|Mentok, BangkaBarat— Suasana malam di kawasan Pelabuhan Mentok, Kelurahan Tanjung, Kabupaten Bangka Barat, mendadak diwarnai ketegangan. Seorang wanita pemilik warung bernama Arna mengaku merasa takut setelah diduga mendapat ancaman dari seorang pemuda berinisial Rfl.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Sabtu, 29 Agustus 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.
Menurut keterangan yang disampaikan Arna, ancaman tersebut bukan kali pertama terjadi. Ia mengaku sudah beberapa kali merasa terancam oleh pemuda tersebut.
Situasi semakin membuat Arna ketakutan lantaran dalam kejadian tersebut Rfl diduga membawa gunting sambil melontarkan perkataan bernada menantang.
“Sini kau yuk, keluar kau sini.”
Ucapan tersebut, ditambah keberadaan gunting yang disebut dibawa saat kejadian, membuat suasana di sekitar warung menjadi mencekam.
Arna yang sehari-hari menggantungkan penghasilan dari warungnya di kawasan pelabuhan mengaku merasa tidak aman. Ia khawatir ancaman tersebut dapat berkembang menjadi tindakan yang lebih berbahaya.
Dengan kondisi tersebut, Arna memohon kepada aparat penegak hukum (APH) agar segera memberikan perlindungan dan mengambil langkah sesuai ketentuan hukum terhadap dugaan ancaman yang dialaminya.
“Sering kali mengancam. Saya takut dan berharap ada tindakan sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” demikian keluhan Arna sebagaimana disampaikan terkait kejadian tersebut.
Kasus ini diharapkan dapat segera mendapat perhatian aparat, terutama untuk memastikan keamanan Arna, pekerja warung, maupun masyarakat lain yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Mentok.
Hingga berita ini ditulis, diperlukan keterangan resmi dari pihak kepolisian untuk memastikan kronologi, motif, serta langkah hukum terkait dugaan ancaman tersebut.
Masyarakat diimbau tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat berwenang.
(FK)
